<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Komentar di: Menghindari Debat Kusir</title>
	<atom:link href="http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/</link>
	<description>Ketika kita merasa pintar, kebodohan sedang mendekat</description>
	<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 18:41:42 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
		<item>
		<title>Oleh: azaytun</title>
		<link>http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-3069</link>
		<dc:creator>azaytun</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Oct 2007 07:00:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-3069</guid>
		<description>.... :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8230;. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Debat via Blog: Debat Kusir atau Debat Cerdas &#171; belajar tanpa batas</title>
		<link>http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-1805</link>
		<dc:creator>Debat via Blog: Debat Kusir atau Debat Cerdas &#171; belajar tanpa batas</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2007 08:00:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-1805</guid>
		<description>[...] membuka secara acak, saya menemukan tulisan pasya dan wadehel tentang debat [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] membuka secara acak, saya menemukan tulisan pasya dan wadehel tentang debat [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Tipikal wanita Batak adalah pengabdian luarbiasa .... &#171;</title>
		<link>http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-1726</link>
		<dc:creator>Tipikal wanita Batak adalah pengabdian luarbiasa .... &#171;</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Apr 2007 09:48:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-1726</guid>
		<description>[...] istrinya, sementara dia sendiri asyik berleha-leha di lapo alias warung bicara ngalor ngidul sambil berdebat kusir Makanya, jika prioritas Anda dalam mencari pasangan hidup adalah kesetiaan dan pengabdian, wanita [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] istrinya, sementara dia sendiri asyik berleha-leha di lapo alias warung bicara ngalor ngidul sambil berdebat kusir Makanya, jika prioritas Anda dalam mencari pasangan hidup adalah kesetiaan dan pengabdian, wanita [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Mr. Geddoe</title>
		<link>http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-1671</link>
		<dc:creator>Mr. Geddoe</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 10:29:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-1671</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;Mau jadi Ulama itu nggak gampang. Jadi kiyai gampang, tinggal naek haji lilit sorban, bikin statement kontroversial, masuk tipi jadi dah kiyai.

Jadi hubungannya MUI sama penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an, daripada menafsirkan sendiri dengan bekal elmu hanya sel-sel kelabu a gift from Tuhan, mending nanya ke yang sudah kapalan hari-hari itu aja yang diurus. Ya Ulama itu. Yakinlah sama janji Tuhan bahwa Ulama itu dipelihara sama Dia. Jadi ikutin ajalah mereka.&lt;/blockquote&gt;
Maaf, bukannya apa-apa, sih, tapi... Terjemahan 'ulama' itu adalah 'orang-orang yang berilmu', jadi yang disebutkan Al-Qur'an sebagai 'ulama' adalah ilmu secara umum. Jadi, 'tanyakan pada ulama' itu berarti 'tanyakan pada orang berilmu'. Kalau mau konsultasi kesehatan, ke dokter, dan seterusnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Mau jadi Ulama itu nggak gampang. Jadi kiyai gampang, tinggal naek haji lilit sorban, bikin statement kontroversial, masuk tipi jadi dah kiyai.</p>
<p>Jadi hubungannya MUI sama penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an, daripada menafsirkan sendiri dengan bekal elmu hanya sel-sel kelabu a gift from Tuhan, mending nanya ke yang sudah kapalan hari-hari itu aja yang diurus. Ya Ulama itu. Yakinlah sama janji Tuhan bahwa Ulama itu dipelihara sama Dia. Jadi ikutin ajalah mereka.</p></blockquote>
<p>Maaf, bukannya apa-apa, sih, tapi&#8230; Terjemahan &#8216;ulama&#8217; itu adalah &#8216;orang-orang yang berilmu&#8217;, jadi yang disebutkan Al-Qur&#8217;an sebagai &#8216;ulama&#8217; adalah ilmu secara umum. Jadi, &#8216;tanyakan pada ulama&#8217; itu berarti &#8216;tanyakan pada orang berilmu&#8217;. Kalau mau konsultasi kesehatan, ke dokter, dan seterusnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: agusset</title>
		<link>http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-1660</link>
		<dc:creator>agusset</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Apr 2007 20:32:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-1660</guid>
		<description>&lt;b&gt;your comment to Arief Kurniawan:&lt;/b&gt;
&lt;i&gt;"kalo di indo, Islam yg gak pedes banyak kayak kacang goreng, kalo di Belanda gimana??"&lt;/i&gt;

hmmm... maksudnya apa ya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><b>your comment to Arief Kurniawan:</b><br />
<i>&#8220;kalo di indo, Islam yg gak pedes banyak kayak kacang goreng, kalo di Belanda gimana??&#8221;</i></p>
<p>hmmm&#8230; maksudnya apa ya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Xena versi Batak &#171; p.a.s.o.g.i.t</title>
		<link>http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-1549</link>
		<dc:creator>Xena versi Batak &#171; p.a.s.o.g.i.t</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Mar 2007 03:07:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-1549</guid>
		<description>[...] Hal itu pula yang kadang membuat sedikit manja beberapa pria Batak. Mereka menjadi seolah memanfaatkan ketangkasan dan ketahanan istrinya, sementara dia sendiri asyik berleha-leha di lapo alias warung bicara ngalor ngidul sambil berdebat kusir  [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Hal itu pula yang kadang membuat sedikit manja beberapa pria Batak. Mereka menjadi seolah memanfaatkan ketangkasan dan ketahanan istrinya, sementara dia sendiri asyik berleha-leha di lapo alias warung bicara ngalor ngidul sambil berdebat kusir  [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-1373</link>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Mar 2007 10:04:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-1373</guid>
		<description>Alangkah bagusnya bila passya daftarkan postingan ini di
http://muhshodiq.wordpress.com/2007/02/28/pendaftaran-%e2%80%9ctop-posts%e2%80%9d-jan-feb-2007/
pada kategori Low-Profiled dan kategori lain yang relevan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alangkah bagusnya bila passya daftarkan postingan ini di<br />
<a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2007/02/28/pendaftaran-%e2%80%9ctop-posts%e2%80%9d-jan-feb-2007/" rel="nofollow">http://muhshodiq.wordpress.com/2007/02/28/pendaftaran-%e2%80%9ctop-posts%e2%80%9d-jan-feb-2007/</a><br />
pada kategori Low-Profiled dan kategori lain yang relevan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: agorsiloku</title>
		<link>http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-955</link>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jan 2007 08:11:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-955</guid>
		<description>Makanya, jangan ditafsirkan.  Dibaca saja, dipahami, coba pahami.  Dari pada ribet baca kata si anu, kata si ini, kata bla...bla... bla... terus ribut di asal-usul.  Jadi berserah diri saja,  kepada mereka kan Al Qur'an diberikan.  Bukan untuk didebatkusiri, untuk yang beriman, pelajaran bagi yang berakal, bukan pelajaran para debatkusir....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Makanya, jangan ditafsirkan.  Dibaca saja, dipahami, coba pahami.  Dari pada ribet baca kata si anu, kata si ini, kata bla&#8230;bla&#8230; bla&#8230; terus ribut di asal-usul.  Jadi berserah diri saja,  kepada mereka kan Al Qur&#8217;an diberikan.  Bukan untuk didebatkusiri, untuk yang beriman, pelajaran bagi yang berakal, bukan pelajaran para debatkusir&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: srintil</title>
		<link>http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-951</link>
		<dc:creator>srintil</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jan 2007 03:40:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-951</guid>
		<description>Walah … bukannya ini “taklid buta” buta namanya ?

@maiden
even worse than it.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Walah … bukannya ini “taklid buta” buta namanya ?</p>
<p>@maiden<br />
even worse than it.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: srintil</title>
		<link>http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-950</link>
		<dc:creator>srintil</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jan 2007 03:38:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://passya.wordpress.com/2007/01/21/debat-kusir-gak-manfaat/#comment-950</guid>
		<description>"apakah hanya mereka itu yang layak disebut ‘medan islam kekinian’? kemana muhammadiyah, NU, dll?"

@Passya
3 gerakan pertama = gerakan politik
2 yang terakhir= gerakan dakwah
Kenapa saya hanya sebut 3 saja sebagai kekinian, ini dalam kaitannya dengan komentar saya tentang kecenderungan pengaraban. 

Tak ada kaitan dengan muhamadiyah dan nu, karena secara umum mereka berjalan dalam jalurnya selain telah mengakar kuat untuk Indonesia. Sekali lagi, 2 ini bukan gerakan politik! jadi tak ada masalah.

"Demi citra diri komentar pun diberangus,"
Apa saran Anda judulnya perlu diganti?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;apakah hanya mereka itu yang layak disebut ‘medan islam kekinian’? kemana muhammadiyah, NU, dll?&#8221;</p>
<p>@Passya<br />
3 gerakan pertama = gerakan politik<br />
2 yang terakhir= gerakan dakwah<br />
Kenapa saya hanya sebut 3 saja sebagai kekinian, ini dalam kaitannya dengan komentar saya tentang kecenderungan pengaraban. </p>
<p>Tak ada kaitan dengan muhamadiyah dan nu, karena secara umum mereka berjalan dalam jalurnya selain telah mengakar kuat untuk Indonesia. Sekali lagi, 2 ini bukan gerakan politik! jadi tak ada masalah.</p>
<p>&#8220;Demi citra diri komentar pun diberangus,&#8221;<br />
Apa saran Anda judulnya perlu diganti?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
